100 investor dari pengembang real estate terbesar di Tiongkok, Evergrande menggelar aksi di Guangzhou, Selasa (4/1). Aksi tersebut untuk menuntuk pengembang agar mengembalikan uang mereka yang telah diinvestasikan.
"Evergrande, kembalikan uang kami!" seru mereka dengan kompak, seperti dilaporkan Global News.
Sebelumnya, Evergrande mengumumkan rencana untuk membayar kembali investor dalam produk manajemen kekayaannya. Dimana, masing-masing akan mendapatkan 8 ribu yan perbulan sebagai pembayaran pokok selama tiga bulan mulai Januari, terlepas dari kapan investasi mereka yang jatuh tempo. Namun para investor khawatir jika uang mereka dikorbankan untuk menjaga proyek real estate milik Evergrande tetap bertahan.
"Saya pikir itu (Evergrande) tidak ada harapan, dan saya takut, tetapi jika kita tidak memperjuangkan hak-hak kita, itu lebih buruk," ujar seorang pensiunan bermarga Du, ketika menyuarakan tuntutannya.
Evergrande jatuh parah dengan kewajiban untuk membayar lebih dari 300 miliar dolar AS. Perusahaan sepakat untuk membayar 10 persen dari kewajibannya pada akhir bulan, ketika produk jatuh tempo.
- Mitsubishi Electric Ubah Strategi di Tiongkok, Kurangi Impor dan Perkuat Produksi Lokal
- Teknologi AI China DeepSeek, Ancaman Baru bagi Raksasa Teknologi AS
- Tiongkok Pimpin Pasar Jam dan Gelang Pintar, Huawei Nomer Satu