Pj Bupati Muba Apriyadi menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait banyaknya drainase atau saluran air yang rusak dan mampet, salah satunya di sepanjang Jalan Merdeka Lk VII Sekayu.
- Pelanggan PDAM OKU Keluhkan Tarif Retribusi Sampah Rumah Tangga Dari DLH
- Mobil Angkutan Minyak Ilegal Bakar Rumah Warga di Talang Leban, DPRD Sumsel Minta Penegak Hukum Bertindak Tegas
- Polda Sumsel Laksanakan Penandatanganan Pakta Integritas Rekpro Bintara
Baca Juga
Tindak lanjut itu dilakukan Apriyadi dengan mendatangi langsung lokasi saluran mampet sembari bersepeda santai bersama Dandim 0401 Letkol ARM Dede Sudrajat dan komunitas sepeda di Sekayu, Sabtu (23/7/2022).
"Ini harus segera diatasi, di tengah Kota saja drainase bisa mampet. Kalau dibiarkan saja bisa banjir, tadi hujan baru sebentar sudah mampet, apalagi kalau hujan lama," cetus Apriyadi.
Apriyadi juga meminta masyarakat sekitar untuk lebih peka dan menjaga kebersihan di selokan atau parit pembuangan.
"Warga juga kalau buang sampah jangan sembarangan, ambil inisiatif bersihkan kotoran sampah kalau sudah terlihat, jangan hanya nunggu petugas kebersihan," cetusnya lagi.
Dalam kesempatan itu juga, Pj Bupati Apriyadi langsung mengontak Kepala OPD terkait untuk sesegera mungkin memperbaiki drainase yang mampet terutama di Kecamatan Sekayu.
Sementara itu, Kabid KPTPA Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muba, Naziri mengaku pihaknya sudah menyiapkan langkah untuk mengatasi drainase-drainase yang mampet di Kabupaten Muba. Bahkan, dalam waktu dekat akan melakukan rapat lintas OPD untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
"Kita juga sudah mengidentifikasi lokasi-lokasi drainase yang mampet, ada 24 titik yang segera dibenahi bersama lintas OPD, termasuk salah satu titik di Jalan Merdeka Sekayu," tandas dia.
- Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Musi Cari Dua Lansia di Muba yang Dilaporkan Tenggelam
- Muba Optimis Raih Predikat Terbaik Verifikasi Kabupaten Layak Anak 2024
- Banjir Rendam Pemukiman dan Jalintim di Musi Banyuasin, 35 KK Dievakuasi