Dirty Vote, film yang belakangan viral dan menyita perhatian, karena mengangkat dugaan kecurangan Pemilu Serentak 2024 yang melibatkan struktur pemerintahan, ternyata belum ditonton Presiden Joko Widodo.
- Bantah Didanai Asing, Bivitri: Kami Patungan, Sampai Sekarang Masih Nombok
- Wajah Kelam Demokrasi dalam Catatan Dirty Vote
- Wajah Kelam Demokrasi dalam Catatan Dirty Vote
Baca Juga
Pengakuan belum nonton Dirty Vote itu disampaikan langsung oleh Jokowi, usai mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 10 Gambir, di Halaman Parkir Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta Pusat, Rabu pagi (14/2).
Awalnya wartawan menanyakan, apakah dia sudah menonton film Dirty Vote yang berdurasi 1 jam 57 menit. Pasalnya, film besutan Dhandy Dwi Laksono itu menyinggung ikut campur atau cawe-cawe Jokowi pada kontestasi Pilpres 2024.
Menanggapi pertanyaan itu, Jokowi langsung irit bicara, dia pun hanya memberikan satu kata, dan dengan tegas menyampaikannya, seolah ogah ditanya lebih lanjut terkait film Dirty Vote itu.
"Belum," tukas Jokowi, saat doorstop usai mencoblos, didampingi sang istri, Iriana.
Hingga berita ini ditulis, Dirty Vote sudah ditonton lebih dari 8,1 juta penonton Youtube. Padahal film itu tidak bisa dicari melalui Youtube, bila menggunakan kata kunci "Dirty Vote".
Selain pujian, film yang beredar bersamaan masa tenang itu juga menuai kritik dari berbagai kalangan, terutama politisi.
- Banyak Laporan Dugaan Korupsi Keluarga Jokowi Sudah Masuk KPK
- Setop Anggaran IKN, Prabowo Tunjukkan Taji ke Jokowi
- Jokowi Tak Bisa Kendalikan Pilpres 2029 Usai MK Hapus Presidential Threshold