Istana Buckingham mengonfirmasi bahwa Ratu Elizabeth II terpapar Covid-19. Namun gejala yang dirasakan Ratu Elizabeth II termasuk ringan, di mana Ratu Inggris itu hanya mengalami pilek.
- Prosesi Pemakaman Ratu Elizabeth II Telan Biaya Rp 3 Triliun
- Masuk Dalam Daftar Hitam: Rusia, Belarus dan Myanmar Dilarang Hadiri Proses Pemakaman Ratu Elizabeth II
- Usai Ratu Elizabeth II Wafat, Muncul Petisi Penolakan Gelar Pangeran Wales Untuk Pangeran William
Baca Juga
Kabar tersebut diumumkan Istana Buckingham pada Minggu (20/2), hanya sekitar dua pekan setelah ratu berusia 95 tahun itu merayakan 70 tahun kenaikan takhtanya pada 6 Februari lalu.
“Istana Buckingham mengonfirmasi bahwa hari ini ratu dinyatakan positif Covid,” kata Istana, seperti dikutip The Guardian.
Ratu dinyatakan positif setelah melakukan kontak langsung dengan putranya, Pangeran Charles di Kastil Windsor pada 8 Februari 2022. Kemudian beberapa hari setelahnya pewaris takhta itu dikabarkan positif Covid-19.
“Yang Mulia mengalami gejala seperti pilek ringan tetapi berharap untuk melanjutkan tugas ringan di Windsor selama beberapa pekan mendatang. Dia akan terus menerima perhatian medis dan akan mengikuti semua pedoman yang sesuai,” lanjut istana.
Setelah Charles dinyatakan positif, ratu telah melakukan isolasi mandiri dan melakukan sejumlah pertemuan resmi secara virtual. Ratu telah mendapatkan tiga dosis vaksin Covid-19.
- Terpidana Korupsi Alat Pencegahan Covid-19, Leksi Yandri Dijebloskan ke Penjara
- HMPV Tidak Akan Jadi Pandemi Seperti Covid-19
- HMPV Melonjak di China, Indonesia Diminta Waspada