Keputusan Partai Gerindra mengusung komika Marshel Widianto sebagai bakal calon wakil wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2024 terus menuai pro kontra.
- PDIP Sudah Laporkan Spanduk Serang Megawati ke Polisi, Tapi Belum Ada Progres
- Nasib 152 Perkara Pilkada Ditentukan dalam Sidang Dismissal Hari Ini
- Diteriaki Presiden saat Buka Rapimnas, AHY Nyeletuk Tanya Ukuran Sepatu Sang Provokator
Baca Juga
Menurut Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi, sah-sah saja jika ada kalangan yang mengkritik pencalonan Marshel itu.
"Selanjutnya yang berhak memilih dan menentukan siapa yang menjadi kepala daerah adalah rakyat," katanya, lewat akun X miliknya, Minggu (23/6).
Menurut Teddy, partai politik juga memiliki hak mengusung jagoannya maju Pilkada. Di sisi lain, masyarakat juga berhak dipilih menjadi calon independen dengan mengumpulkan KTP.
"Jadi, jika ada orang per orang yang tidak ingin Marshel jadi kepala daerah, ya jangan dipilih di TPS. Jika ada orang per orang yang ingin jagoannya menjadi kepala daerah, ya silahkan daftar ke partai politik," paparnya.
Gerindra sendiri menilai Marshel sebagai sosok generasi muda yang mempunyai daya juang tinggi. Marshel pun sudah resmi menjadi kader partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu.
- Ariza Patria Mundur dari Pilkada Tangsel
- Partai Demokrat Resmi Dukung Ariza-Marshel di Pilwalkot Tangsel
- Giliran Nasdem Usung Ariza-Marshel untuk Pilkada Tangsel 2024