Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa tidak terlihat mendampingi calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dalam uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (2/12).
- Terbuka Jalan Erwin S Aldedharma untuk Duduk di Jabatan Panglima TNI
- Kapolri dan Panglima TNI Sepakat Ungkap Kasus Penembak di Way Kanan
- Komisi III: Panglima TNI Harus Turun Tangan Tuntaskan Kasus Penembakan Polisi
Baca Juga
Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Andika tak terlihat keluar dalam mobil yang turut membawa Yudo. Mereka yang muncul dari minibus itu adalah Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Saat dikonfirmasi, Yudo menyebut Andika sedang ada acara, jadi belum sempat menghadiri fit and proper test. "Beliau (Jenderal Andika) ada acara," kata Yudo.
Usai tiba di Gedung DPR, rombongan TNI-Polri langsung menuju Gedung Nusantara II dan memasuki ruang rapat Komisi I.
Yudo Margono sendiri menjadi calon tunggal Panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa dari Matra Angkatan Darat yang akan memasuki masa pensiun pada 21 Desember 2022.
Nama Yudo Margono telah diumumkan oleh Ketua DPR Puan Maharani usai menerima surat presiden (Surpres) dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Gedung DPR, Jakarta, Senin (28/11) kemarin.
Nantinya, bila fit and proper test berjalan lancar, Yudo bakal menjadi Panglima TNI pertama dari Matra Angkatan Laut di era Presiden Jokowi.
- Terbuka Jalan Erwin S Aldedharma untuk Duduk di Jabatan Panglima TNI
- Kapolri dan Panglima TNI Sepakat Ungkap Kasus Penembak di Way Kanan
- Anggota DPR Desak Pemeliharaan Alat Keamanan di Lapas