Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional tengah menyiapkan strategi khusus menghadapi tiga kendala berat pada Pemilihan Calon Legislatif 2024 mendatang.
- Gantikan Iskandar, Joncik Muhammad Jadi Nahkoda Baru PAN Sumsel
- Joncik Muhammad Siap Pimpin DPW PAN Sumsel, Targetkan Sukses Pemilu dan Pilkada 2029
- Seluruh Bacagub di Sumsel Dapat Surat Penugasan dari PAN
Baca Juga
Menurut Sekretaris DPW PAN Sumsel H Joncik Muhammad, Jumat (21/10) ada hal-hal yang menjadi permasalahan klasik. Pertama, adanya phobia yang timbul di masyarakat sehingga agak sulit diajak partai politik.
Kedua, munculnya partai-partai baru memberi alternatif. Kendati demikian Joncik menilai hal ini positif sehingga menjadi banyak pilihan rakyat.
"Bagi PAN dan bagi partai lain, ia yakin ini suatu tantangan untuk meyakinkan orang bahwa berjuang untuk bangsa dan negara melalui Partai Amanat Nasional itu lebih baik, meyakinkan butuh strategi tersendiri agar mereka yakin melalui PAN," katanya, Jumat (21/10).
Kemudian dilanjutkannya, Pemilu kita ini sangat kapitalis sekarang. Wani piro itu ada di mana-mana sekarang, bagi rakyat kita itu bukan apa yang akan mereka dapatkan lima tahun ke depan, tapi apa yang mereka dapatkan hari ini.
"Nah ini tantangan, tapi itu realita fakta di lapangan yang harus dihadapi Partai Amanat Nasional. Karena wani piro itu ada di mana-mana, kita tidak bisa lari dari fakta tersebut. Ini harus strategi khusus," kata Joncik.
Mantan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sumsel ini juga mengakui dulu kelemahan PAN itu di saksi, sehingga beberapa daerah hilang kursi itu karena tidak ada saksi.
"Kalau prosesnya selesai, kita akan mentraining trainer untuk melatih para saksi di seluruh Indonesia.Di Sumsel sendiri kita lakukan itu, tinggal mereka melakukan pelatihan saksi dan DPP menyiapkan droping biaya saksi untuk seluruh saksi di Indonesia," jelasnya.
"Ketika sudah seratus persen persiapan saksi, DPP berjanji mentransfer sejumlah uang yang akan diberikan kepada para saksi. Soal nominalnya itu rahasia perusahaan. Kalau orang tahu nanti diatasi oleh partai lain," tambah Bupati Empat Lawang ini.
Selain itu menjelang Pileg DPW PAN Sumsel sudah mulai membuka pendaftaran pencalegan sejak bulan Agustus kemarin hingga April 2023 mendatang.
Semua tingkatan DPP, DPW, DPD. Pihaknya menjaring ada dua dari kader internal dan membuka kesempatan seluas-luasnya untuk masyarakat luas yang ingin mengabdi untuk bangsa negara melalui PAN.
"Kita punya strategi sebagian kita bisa buka sekarang, sebagian kita keep. Tokoh masyarakat ada yang bergabung ke PAN," katanya.
Untuk itu dia menargetkan, Pemilu kedepan harus terisi full 10 Dapil untuk itu ditargetkan minimal 10 kursi Pileg 2024 nanti, untuk DPR RI kalau dulu 2019 2 kursi, sekarang target 3 kursi.
- Joncik Muhammad Nakhodai PAN Sumsel 2025–2030, Gantikan Iskandar yang Empat Periode
- Gantikan Iskandar, Joncik Muhammad Jadi Nahkoda Baru PAN Sumsel
- Ketegangan Warnai Pengundian Nomor Urut PSU Empat Lawang, HBA Pertanyakan Keabsahan Bola Undian