H Husni, Wali Kota yang Sukses Pimpin Palembang di Masa Transisi Orde Baru 

Upacara pelepasan jenazah Mantan Wali Kota Palembang periode 1993-2003, H Husni. (humaidy kenedy/rmolsumsel.id)
Upacara pelepasan jenazah Mantan Wali Kota Palembang periode 1993-2003, H Husni. (humaidy kenedy/rmolsumsel.id)

Duka mendalam atas meninggalnya mantan Wali Kota Palembang periode 1993-2003, H Husni tak hanya dirasakan keluarga dan kerabat. Tapi juga, Wali Kota Palembang yang saat ini menjabat, Harnojoyo.


"Secara pribadi, keluarga dan segenap jajaran Pemerintah kota Palembang turut berduka cita atas meninggalnya bapak Husni, Walikota Palembang periode 1993-2003," kata Harnojoyo, Selasa (11/1).

Menurutnya, dalam masa kepemimpinan H Husni banyak program pembangunan di Kota Palembang yang sudah dijalankan. Almarhum di mata Harnojoyo merupakan kepala daerah yang menjalankan perubahan kekuasaan dari masa Orde Baru menuju Reformasi. 

Menjabat sebagai Wali Kota Palembang di masa tersebut tentunya cukup sulit. Sebab, masyarakat masih menganggap pejabat sebagai pengikut Orde Baru. Namun, H Husni bisa menjalankan roda pemerintahan dengan baik. 

Hal itu, dapat dilihat dari riwayat hidup yang dibacakan ketika upacara pemakaman. Dimana, H Husni mendapatkan 78 penghargaan. Salah satunya Piagam Penghargaan Satya Lencana Wirakarya Keluarga Berencana dari Presiden RI tahun 1996.

"Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Alah dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tandasnya.