Gagal Melaju ke Final SEA Games, Garuda Muda Dihujani Tiga Kartu Merah

Pemain Timnas Indonesia U23 Witan Sulaiman berusahan melewati pemain Thailand /Foto:PSSI
Pemain Timnas Indonesia U23 Witan Sulaiman berusahan melewati pemain Thailand /Foto:PSSI

Timnas Indonesia U23 harus kembali menambah puasa gelar di SEA Games, setelah 31 tahun yang lalu mampu menorehkan medali emas dengan mengalahkan Thailand lewat drama adu penalti.


Kini dengan lawan yang sama, Garuda Muda harus kembali gagal untuk meraih medali emas. Kepastian itu didapat setelah skuad besutan pelatih Shin Tae-yong itu takluk 1-0 di babak semifinal dari Thailand.

Hujan kartu merah mewarnai duel sengit kedua tim dalam waktu 120 menit di Stadion Thien Truong, Nam Dinh, pada Kamis (19/5/2022) sore WIB. Gol tunggal kemenangan Thailand atas timnas Indonesia dicetak oleh Weerathep Pomphan pada menit ke-95 babak extra time. 

Kini, harapan yang tersisa bagi skuad Garuda dari cabang olahraga sepak bola putra SEA Games 2021 adalah medali perunggu. Namun tiga punggawa timnas dipastikan harus absen lantaran terkena kartu merah.

Firza Andika, Rahmat Irianto dan Ricky Kambuaya harus diusir wasit karena terlibat bentrok dengan pemain Thailand. Sebelumnya, pemain Thailand, Wiliam Gabriel sempat diusir wasit karena melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Indonesia.

Namun provokasi pemain Thailand membuat pertandingan mejadi terhenti jelang masa extra time berakhir. Gelandang Indonesia, Ricky Kambuaya, terlibat keributan dengan pemain lawan yang berujung kartu merah.

Begitu juga dengan Rahma Irianto yang harus menerima kartu kuning kedua. Praktis, timnas Indonesia dipastikan akan kehilangan ketiga pemain tersebut dalam perebutan medali perunggu. Begitu juga dengan penyerang Egy Maulana Vikri yang harus ditarik keluar lantaran mengalami cidera.