Setelah pertikaian politik selama beberapa waktu terakhir, Ismail Sabri Yaakob telah dipilih sebagai perdana menteri Malaysia, menggantikan Muhyiddin Yassin yang mengundurkan diri awal pekan ini.
- PM Malaysia Pastikan Penyelidikan Transparan dan Menyeluruh atas Insiden Penembakan WNI
- PM Malaysia Anwar Ibrahim Merasa Aneh Pendakwah Olok-olok Penjual Teh
- Anwar Ibrahim Akui Perjalanan Politiknya dengan Prabowo Sama
Baca Juga
Berdasarkan keterangan istana pada Jumat (20/8), sebanyak 114 anggota parlemen telah mencalonkan Ismail Sabti sebagai calon perdana menteri. Itu merupakan angka mayoritas yang cukup untuk membentuk pemerintahan baru.
"Sejalan dengan Pasal 40 (2)(a) dan 43 (2)(a) Konstitusi Federal, Yang Dipertuan Agung telah menyetujui penunjukkan Ismail Sabri Yaakob sebagai perdana menteri kesembilan Malaysia," ujar pengawas Keuangan Keluarga Kerajaan dan Rumah Tangga, Ahmad Fadil Shamsuddin, seperti dikutip CNA.
Ia mengatakan, pelantikan Ismail Sabri akan dilakukan pada Sabtu (21/8) pukul 14.30 waktu setempat.
Ahmad Fadil mengatakan, Yang Dipertuan Agung Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah berpesan agar pemerintahan baru harus segera melanjutkan upaya memerangi pandemi Covid-19.
Selain itu, Yang Dipertuan Agung juga menekankan kembali bahwa rakyat tidak boleh dibebani dengan kisruh politik tidak berkesudahan saat Malaysia dilanda krisis kesehatan dan ekonomi seperti saat ini.
"Anggota parlemen juga diingatkan untuk menunjukkan solidaritas dengan mengutamakan dan memberikan komitmen dan pelayanan tingkat tinggi mereka kepada rakyat," tambahnya.
Pengunduran diri Muhyiddin pada Senin (16/8) terjadi setelah ia mengakui telah kehilangan mayoritas dukungan di parlemen. Sehari setelahnya, Selasa (17/8), Yang Dipertuan Agung memanggil semua pemimpin partai politik utama ke istana.
Semua anggota parlemen juga diminta menyerahkan surat pernyataan ke istana untuk menyatakan dukungannya terhadap tokoh yang menjadi perdana menteri.
Kemudian pada Jumat, Yang Dipertuan Agung juga melakukan pertemuan dengan para sultan untuk membahas penunjukkan perdana menteri baru.
- Jenazah PMI Asal Lahat Tertahan di Malaysia, BP3MI Sumsel Cari Keluarganya
- Produksi CPO Anjlok Akibat Cuaca, Stok Minyak Sawit Capai Titik Terendah
- Satu WNI Kritis Akibat Penembakan APMM Malaysia Meninggal Dunia