Arab Saudi akan menghapus pembatasan Covid-19 untuk musim haji tahun ini. Sehingga jumlah jemaah haji tidak akan dibatasi.
- BPIH 2025 Turun Jadi Rp89,41 Juta, Jemaah Hanya Perlu Bayar Rp55,43 Juta
- DPR Tuding Kemenag Hambat Pansus Haji!
- DPR Beberkan Sejumlah Bukti Kemenag Langgar Aturan Haji
Baca Juga
Kementerian Haji dan Umrah pada Senin (9/1) mengumumkan tidak akan memberlakukan batasan, termasuk batasan usia, untuk musim haji tahun ini seperti dua tahun sebelumnya selama pandemi Covid-19.
Pada 2020 dan 2021, Arab Saudi hanya mengizinkan jemaah haji terbatas dari penduduknya. Kemudian diperlonggar pada 2022 dengan mengizinkan satu juta jemaah asing.
Untuk musim haji 2022, hanya jemaah berusia 18 sampai 65 tahun yang telah divaksinasi lengkap dan tidak menderita penyakit kronis yang diizinkan untuk berhaji.
Dimuat Al Arabiya, jika mengacu pada tahun 2019, maka akan ada sekitar 2,6 juta jemaah yang menunaikan ibadah haji.
Musim haji tahun ini diperkirakan akan dimulai pada 26 Juni 2023.
Di bawah pemerintahan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, Arab Saudi bertujuan untuk meningkatkan kapasitas umrah dan haji menjadi 30 juta jemaah setiap tahunnya.
- 923 Jemaah Ajukan Kuota Haji Khusus 2025
- Panja Haji Minta Prabowo Lobi Arab Saudi Supaya Bisa Tambah Kuota
- BPIH 2025 Turun Jadi Rp89,41 Juta, Jemaah Hanya Perlu Bayar Rp55,43 Juta