Anggota Samapta Polres Muratara dan anggota Brimob Polda Sumatera Selatan (Sumsel) gotong royong melakukan upaya pembersihan di sejumlah sekolah dan fasilitas umum yang terdampak banjir di Kabupaten Muratara.
- Sering Dimanfaatkan Oknum Tak Bertanggungjawab, Bekas Lokasi Penyulingan Minyak Ilegal Dibongkar
- Sentil Perusahaan yang Beroprasi di Tanah Abang, Ini Kata DPRD Provinsi Sumsel
- Rayakan HPN Bersama, Kapolres OKU Minta Insan Pers Beri Masukan Terkait Pelayanan Kepada Masyarakat
Baca Juga
Kapolres Muratara, AKBP Koko Aryanto Wardani, dalam keterangannya pada Kamis (18/1), menyampaikan langkah ini merupakan wujud kepedulian anggota Polres Muratara terhadap masyarakat yang menjadi korban banjir.
"Kita kerahkan anggota Samapta dan anggota Brimob Polda Sumsel untuk membantu membersihkan sekolah dan fasilitas umum pasca banjir melanda wilayah Kabupaten Muratara," ungkapnya.
Menurut Kapolres, kegiatan ini tidak hanya sekadar pembersihan, tetapi juga mencerminkan kedekatan antara masyarakat dan Polri. Pihak kepolisian juga memberikan bantuan langsung kepada korban banjir sebagai bentuk kepedulian yang lebih mendalam.
"Ini salah satu bentuk kedekatan anggota Polri dengan masyarakat yang dilanda musibah banjir," jelasnya.
Ia menambahkan Polres Muratara selalu siap sigap dan turun langsung saat terjadi bencana alam. "Jika ada musibah bencana alam, kita sigap dan turun langsung," katanya.
Keterlibatan anggota Polri dalam melaksanakan pembersihan ini tidak hanya di Kecamatan Rupit, namun juga diperluas ke kecamatan-kecamatan lain yang terdampak banjir. "Kita akan melakukan hal yang serupa kepada kecamatan lain dalam membantu kebersihan, baik untuk fasilitas sekolah maupun umum lainnya," tandasnya.
- Akibat Banjir, Harga Gas Elpiji 3 Kilogram di Muratara Melonjak Jadi Rp50 Ribu
- Banjir di Muara Lakitan Berangsur Surut, Warga Mulai Terserang Penyakit Gatal
- Dinkes Muratara Dirikan 15 Posko Kesehatan untuk Korban Banjir