Jalinan Cinta Dosen dan Driver Ojek Berujung Mutilasi

Jalinan Cinta Dosen dan Driver Ojek Berujung Mutilasi

Apa yang telah dilakukan sepasang kekasih ini membuat publik jengah. Betapa tidak? LAS (27) yang berprofesi dosen tidak tetap dan kekasihnya yang bekerja sebagai driver ojek DAF (26) telah melakukan kejahatan berlapis-lapis.


Mereka bersekongkol melakukan pembunuhan disertai mutilasi terhadap Rinaldy Harley Wismanu (33). Potongan tubuh korban ditemukan polisi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, seperti dilansir jpnn.com, mengungkapkan bahwa penyidik menemukan fakta baru mengenai identitas pelaku.

Berikut ini fakta-fakta baru identitas pelaku perempuan inisial LAS, berdasar penjelasan Kombes Yusri Yunus.

  1. Pertama, LAS saat ini merupakan penganggur, alias tidak punya pekerjaan tetap.
  2. Kedua, LAS merupakan alumnus salah satu universitas terkenal di Jakarta. Cewek berambut itu pernah kuliah di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) kampus kondang. "Yang kami baru dapat ternyata tersangka L ini adalah seorang sarjana dari salah satu universitas terkenal di Jakarta sini. MIPA atau kimia,” ungkap Yusri.
  3. Ketiga, LAS juga pernah tercatat sebagai mahasiswa dengan prestasi moncer. Sebab, LAS pernah mengikuti olimpiade kimia tingkat provinsi.
  4. Keempat, LAS juga pernah bekerja di satu perusahaan ternama di Jakarta.
  5. Kelima, LAS juga sering mengajar mahasiswa di bekas kampusnya serta beberapa universitas lain.
  6. Keenam, Karena pandemi Covid-19 merebak di berbagai daerah di Indonesia terutama Jakarta, akhirnya LAS menanggur.
  7. Ketujuh, LAS mengaku berkenalan dengan DAF yang berprofesi sebagi tukang ojek. “Karena di situasi pandemi saat ini, dia (LAS, red) mengaku bahwa saat ini dia menganggur.

Kemudian kenalan dengan tersangka DAF," tutur Yusri.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadireskrimum) Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak di lokasi sama mengatakan, DAF dan LAS merencanakan pembunuhan terhadap RHW karena motif ekonomi. [ida]