rmolsumsel
rmolsumsel

. Pemerintah telah menetapkan peraturan protokol kesehatan (Prokes) sebagai upaya memutuskan penyebaran mata rantai corona virus desaese 2019 (Covid-19) di Kota Pagaralam, Kamis (17/09/2020).

Instruksi Presiden republik Indonesia nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 dan telah ditindaklanjuti oleh Pemprov Sumsel yang mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Sumatera Selatan (Sumsel) Nomor 37 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Covid-19.

Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH mengatakan, untuk mendukung dan menguatkan hal tersebut, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam telah menetapkan Peraturan Walikota  (Perwako) Pagaralam nomor 30 tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman pada situasi Covid-19 ini.

“Perwako ini mengatur tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan yang mengacu pada peraturan pemerintah pusat dan peraturan pemerintah provinsi sebagai pedoman penegakan disiplin protokol kesehatan (Prokes) Covid-19,” katanya.

Pada prinsipnya lanjut Alpian, Perwako ini sebagai bagian melindungi masyarakat sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di  Pagaralam. 

“Langkah ini harus dilakukan bersama-sama, namun tanpa peran serta seluruh elemen masyarakat yang ada, upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 ini tidak akan maksimal,” jelasnya.

Alpian menuturkan, Peraturan ini dibuat bukan untuk menghukum masyarakat, namun sebaliknya,  untuk melindungi masyarakat sendiri.

“Untuk itu mari sayangi diri, keluarga dan orang-orang di lingkungan kita, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here