rmolsumsel
rmolsumsel

. Setelah kurang lebih 4 bulan melakukan proses penanaman, Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bersama perangkat desa setempat memanen ratusan kilogram Kacang tanah di lahan tidur seluas setengah ini.

“Ya ini pertama kali kita panen kacang tanah, Alhamdulillah dari 5Kg bibit kacang yang kita tanam hasilnya mencapai ratusan Kg,” kata Ketua BPD Pusar Garsubi.

Dikatakan Garsubi, hal ini adalah cara BPD dan perangkat Desa Pusar untuk mengajak masyarakat setempat memanfaatkan lahan tidur disamping kantor Kepala Desa Pusar yang selama ini terbengkalai.

“Melihat lahan tidur yang hanya di tumbuhi semak belukar kemudian muncul ide dan inisiatif kita untuk memanfaatkannya dengan peralatan yang ada kita mencoba menanam kacang,” tuturnya.

Menurut Garsubi selain memanfaatkan lahan tidur, hal ini juga sebagai usaha pemerintah Desa untuk mendukung program ketahanan pangan di tengah wabah covid 19. Apalagi lanjutnya saat ini banyak warganya yang terkena PHK massal imbas dari covid 19.

“Sekarang sudah banyak masyarakat kita yang ikut memanfaatkan lahan tidur, bahkan kita juga bersama masyarakat telah merintis obyek wisata bukit katung yang terletak tidak jauh dari tempat penanaman kacang,” ungkapnya.

Dikatakan Garsubi BPD dan Perangkat Desa Pusar akan terus melakukan inovasi untuk kesejahteraan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Bahkan kedepan, pihaknya memprogramkan satu rumah 5 polibag untuk menanam cabai atau jenis tanaman lainnya.

“Sudah kita anggarkan, hasilnya untuk masyarakat, lumayan kalau satu polibag ditanam cabai satunya lagi ditanam tanman lain yang menghasilkan. Minimal untuk konsumsi pribadi masyarakat,” imbuhnya.

Garsubi berharap dengan program ini bisa meningkatkan ketahanan pangan serta memajukan perekonomian masyarakat. “kita akan terus berinovasi, Minimal hasilnya bisa untuk mensejahterakan masyarakat itu sendiri,” harapnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here