Buntut pembakaran spanduk bergambar Habib Rizieq Shihab pada Selasa lalu, Tim Bantuan Hukum Front Pembela Islam (FPI) melaporkan seorang bernama Boedi Djarot ke Polda Metro Jaya, Kamis (30/7/), atau dugaan penghinaan.

Anggota tim bantuan hukum FPI Aziz Yanuar mengatakan, pelaporan dilakukan karena Boedi dianggap menghina Habib Rizieq.

“Dia (Boedi) menuduh Habib Rizieq Shihab itu sebagai sampah yang mengkhianati negeri, itu jelas bentuk provokasi, hinaan, umpatan,” kata Aziz di Polda Metro Jaya, Kamis.

Menurut Aziz, Boedi juga telah menyebarkan berita bohong di muka umum. Aziz menerangkan, pelaporan ini tak secara langsung diinstruksikan oleh Rizieq. Akan tetapi, Habib Rizieq meminta agar penghinaan itu diproses secara hukum sesuai amanat konstitusi.

Aziz pun berharap agar kepolisian bisa memproses dan mengusut laporan ini.

“Kami sudah lihat ya beberapa kali buzzer-buzzer atau pihak-pihak yang kontra dengan pihak Habib Rizieq Sihab tidak pernah diproses sebagaimana contohnya Ade Armando,” tuturnya.

Dalam pelaporan ini, pihaknya juga membawa barang bukti. Antara lain, link youtube, beberapa pemberitaan media, serta transkrip suara.

Sedangkan untuk pasal yang dilaporkan yakni Pasal 160 dan 156 KUHP, Pasal 28 UU ITE, serta Pasal 4 dan Pasal 16 Undang kemudian UU ITE nya pasal 28 kemudian ada Pasal 4 dan Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.[ida]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here