Menjadi istimewa di internal Partai Gerindra, tak lantas membuat H Marjito Bachri jumawa. Pun ketika ia terus mendapat dorongan dari jajaran Gerindra untuk maju sebagai Calon Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) di Pilkada serentak Desember 2020.

Lalu apa kata Marjito perihal dorongan itu? Jawaban Marjito, dia masih menunggu.

“Soal pencalonan tentunya tidak terlepas dari arahan Provinsi dan Pusat,” ujar Kang Jito, sapaan karib Marjito, Selasa (14/7/2020).

Dia sendiri mengaku memang sudah mengambil formulir pendaftaran sebagai Cabup Gerindra. Bahkan ihwal itu sendiri sudah diketahui jajaran Gerindra tingkat pusat.

Lalu apakah benar mantap maju? Ditanya penegasan ini, Jito bijak menjawab bahwa keputusan maju (Cabup/ Cawabup) itu, akan ia pertimbangkan dengan matang dulu.

Dalam politik macam ini, ia mengaku, akan menunggu momen yang baik dalam mengambil keputusan.

“Soal keputusan maju, sekali lagi, saya menunggu momen yang tepat. Apakah ke OKU 1 atau Wakil,” imbuhnya.

Momen seperti apa sih? “Tentu momen keberuntungan yang diharapkan. Intinya sebagai Muslim, segala sesuatu kita mulai dengan Bismillah,” tambahnya.

Bagaimana dengan peluang jika melihat situasi politik yang terjadi sekarang? Soal ini (ppeluang,red) menurut Jito tentu tidak bisa dihitung dengan ramalan. “Kita bicara dengan pertimbangan-pertimbangan,” katanya.

Kalaupun keputusannya nanti, dirinya jadi maju mencalonkan sebagai Cabup, ia meyakinkan akan menerima segala konsekuensinya. Termasuk lepas dari jabatan Ketua maupun status sebagai anggota DPRD OKU.

“Kalau pun maju, tentu saya siap mengundurkan diri. Soal pengganti saya, siapapun yang menjadi ketua DPRD, itu tentu adalah kader Gerindra. Dan saya pribadi tidak merasa ada kerugian. Sekali lagi perlu saya tegaskan bahwa soal maju tidaknya saya, bukan keputusan DPC Gerindra,” tandasnya. [ida]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here