Sebanyak 91 dari 143 desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) telah menyelesaikan pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) selama tiga bulan dari April sampai juni 2020.

Sedangkan 52 Desa lainnya masih dalam proses. Sebab ada keterlambatan dalam pengajuan proses pencairan dana desa tahap pertama.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) OKU Ahmad Firdaus.

“Ada kententuan baru dari Pusat, sehingga 52 desa yang terlambat ini harus menyesuaikan dengan aturan baru,” jelasnya.

52 desa ini masih harus menyelesaikan pembagian BLT DD untuk bulan Juni.

“Sudah diajukan ke BKAD untuk pencairan,” ungkapnya.

Disebutkan Firdaus, sebelumnya pencarian dana desa dilakukan dalam tiga tahap yakni tahap pertama 40 persen, tahap kedua 40 persen dan sisanya tahap ketiga. Setiap tahap persentasenya dicairkan sekaligus.

“Namun karena Pandemi Covid-19 ini timbul aturan baru 40 persen tahap pertama dicairkan menjadi tiga kali setiap kali pembagian BLT DD,” tukasnya.

Ke depan, lanjutnya, sesuai aturan baru BLT DD ini akan diperpanjang. Hal ini setelah Pemerintah Pusat mengeluarkan PMK No 50 tertanggal 20 mei 2020 yang mengatur BLT DD ditambah 3 bulan yakni dari Juli – September 2020.

Dikatakan Firdaus, sesuai ketentuan baru dari Pemerintah Pusat, besaran yang diberikan untuk BLT DD berubah.

Bila sebelumnya besaran BLT DD Rp 600.000/bulan/KK sampai Juni 2020. Karena ada ketentuan baru, adanya perpanjangan pembagian BLT DD dari Juli hingga September 2020. Besaran BLT DD yang akan dibagi menjadi Rp 300.000/bulan/KK,” tandasnya.[ida]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here