Deklarasi bergabungnya kembali pasangan petahana H Kuryana Azis dan Johan Anuar di Pilkada Ogan Komering Ulu (OKU) Desember 2020 menjawab semua teka-teki dan drama antara keduanya selama ini.

Ya. Kuryana yang selalu enggan membeberkan siapa sosok yang akan mendampinginya, dan Johan yang selalu berteriak akan maju mencalonkan diri menjadi Calon Bupati OKU, pada akhirnya bersatu lagi mengarungi pesta demokrasi lima tahunan sekali ini.

Ada pengakuan menarik dari Johan Anuar perihal kenapa ia kembali menjadi pendampingi Kuryana dalam Pilkada Serentak mendatang.

Johan mengaku, bahwa awalnya ia memang berniat maju sebagai Cabup. Dalam arti bermusuhan dengan Kuryana Azis pada pencalonan. Bahkan niatannya maju itu, belakangan banyak yang mensupportnya.

“Ya, tadinya kami nak bemusuhan. Tapi sebenernya kalian tidak tahu, bahwa kami hanya icak-icak (pura-pura,red). Itu hanya gertakan, supaya jeme lain (orang lain,red) tidak masuk,” seloroh dia disambut tawa hadirin deklarasi keduanya tadi malam, Jumat (26/6/2020).

Johan pun mengaku bersyukur pula dengan adanya pandemi Covid-19 yang sedang menyerang seluruh dunia. Dalam urusan politik, pandemi ini menguntungkan dirinya sehingga dapat ikut dalam kontestasi Pilkada.

“Kalau tidak ada korona, telat saya ikut. Ya pasti tinggal, karena sepur sudah berangkat. Nah, adanya korona, mau tidak mau pak Kuryana nunggu saya,” celotoh dia lagi.

Ia pun mengilustrasikan drama yang terjadi diantara keduanya dengan sebuah bisul. Yap, selama ini keduanya diibaratkan mempunyai sebuah bisul yang lumayan besar, dan pada malam tadi itu, bisul keduanya pecah dan sembuh.
Dan memang diakui Johan, selama ini banyak pihak yang menyarankan keduanya untuk kembali berpasangan. Namun, dalam perjalanannya, masih dalam proses tanda tanya. Johan pun mengaku tidak mau serta menjawab hal tersebut.

“Ya saya selaku Wabup, jual mahal dikit dong. Kalau tidak begitu, saya diampuki (tidak dihargai,red) oleh beliau (Kuryana). Dan Alhamdulillah, mala mini kami sudah deklarasi dan berpasangan kembali,” tandasnya.

Di akhir testimoninya, Johan meminta dukungan semua pihak, agar keduanya tidak mendapat permasalahan, halangan dan rintangan apapun dalam perjalanan menghadapi Pilkada ini. Sehingga dapat melanjutkan program pembangunan yang belum terealisasi.[ida]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here