Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) tidak memiliki sikap yang sama dengan usulan yang telah diberikan sebagai solusi penanganan virus corona baru atau Covid-19.

Atas alasan itu, pernyataan yang disampaikan Ketua Dewan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Siti Setiati tentang usulan lockdown lokal atau parsial sebagai solusi mencegah penyebaran virus mematikan asal China itu tidak mewakili UI secara lembaga.

Begitu tegas Rektor UI Ari Kuncoro menanggapi pemberitaan yang viral mengenai pernyataan Siti Setiati itu seperti dikuti dari Beritasatu.com, Jumat (27/3/2020).

Ari Kuncoro sendiri mengaku dirinya tidak setuju dengan opsi lockdown karena akan merugikan masyarakat miskin.

“Boleh saja memberikan usul tapi harus usul yang masuk akal. Penduduk Jakarta ini ada sekitar 10 juta bagaimana cara memberi makan orang dengan jumlah begitu banyak jika lockdown dijalankan?” tuturnya.

Baginya, langkah pemerintah memberi imbauan untuk menghindari kerumunan sudah tepat. Buktinya, masyarakat sudah menurunkan aktivitas dari biasanya. Sementara jika lockdown yang dipilih, makan bukan tidak mungkin akan timbul keresahan dan kepanikan yang luar biasa di masyarakat.

‘Bisa saja minimarket dijarah,” tutur Ari.[ida]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here